Showing posts with label Poetry. Show all posts

DELAPAN BELAS JUNI

DELAPAN BELAS JUNI


Datanglah hari ini....
Hari di mana teringat ketika jiwa dan ragamu hadir di dunia ini...
Hari di mana orang terdekatmu tertawa sekaligus menangis haru
Delapan Belas Juni

Datanglah hari ini....
Hari di mana teringat segala pahit hidupmu
Hari di mana rasa bahagia juga menyeimbangi kehidupanmu
Hari yang kau lewati bersama orang-orang yang kau sayang
Delapan Belas Juni

Detik demi detik silih berganti
Tak terasa hingga usia berganti dewasa
Puncak di mana kau benar-benar tau apa itu "Kedewasaan"
Raihlah !
Genggamlah !
Nikmatilah !

Dan ingatlah hari ini....
Hari yang bertabur kasih 
Pelan-pelan akan kau lewati dengan lembaran harianmu
Dengan penuh semangat dan cinta

Selamat ulang tahun, kekasihku DENY LAUWIS.
Selamat memasuki umur mu yang ke-21.
Selamat memasuki tantangan baru.
Sukses dalam cita, cinta, dan semuanya.
Tuhan Memberkati. 

Salam kasih,

Ellen
09:10.13.06.14

~INDONESIA~

INDONESIA
Karya: Ellen Yofita P.L


Semilir tercium wewangian bunga khatulistiwa
Untaian kerinduan pada indahnya negeri ini
Menyongsong keindahan alam
Alam yang permai
Tarian dan  budaya
Enggan untuk meninggalkan
Relung hati tak ingin meninggalkan tanah kelahiran, di Indonesia!
Asal kita tercinta, Sumatera!

Silahkan Tebak!

Hello this month.... ^_^
I am happy now. Ciat ciat. I wrote this poem for who i love. Read this, dude. :D

Dug dig dug dig dug...
Enggan untuk beranjak
Nyaman ku rasakan
Ya !! Itulah dirimu

Lambai tanganmu mengisyaratkan...
Andai kita terus bersama
Ulurkan tangan....
Waktu demi waktu...
Iringi tiap hembusan nafas
Sampai senja terakhir tertutup

_hikayoo. 4 Januari 2014_


~A.H~

Ini puisi terhoror yang gue punya sampai saat ini.


Aku bosan....
Aku lelah....
Aku muak...
(Berjalan dengan kehampaan)

Aku tidak mengerti....


photo copied from avatarcube.com

Kekasih Malam

Hai kekasih malamku...
Aku sungguh rindu untuk membisikkan kata cinta untukmu....
Namun aku merasa hampa untuk mengatakannya...
Aku bahkan lupa bagaimana harus aku mengatakannya...

Hai kekasih malamku...
Darimana saja kah engkau?
Aku sampai tidak dapat mencium bau parfummu lagi
Aku lupa bagaimana bau parfum yang biasa engkau pakai

Hai kekasih malamku...
Aku ingin menceritakan bagaimana aku hidup hari ini
Aku juga ingin mendengar seru ceritamu
Namun, aku lupa bagaimana harus memulainya
Ceritaku sudah habis terjual kepada semua orang yang ku temui dalam lihai mulutku

Hai kekasih malamku....
Ingin ku habiskan malam ini
Membunuh malam-malam dengan kerisauan tentangmu
Demi mengembalikan ingatanku padamu, kekasih malamku.


HIkayoo
_1 November 2013_

Sebenarnya, Siapa Dirimu?!

Lagi deh... Nulis lagi,,, mumpung lagi ada sesuatu.
Kegalauan diri? terserah mau bilang apa.
Kehangatan untuk sesuatu? terserah mau bilang apa.
Langsung aja ya....!!
Ku harap kau menemukan siapa sosok itu.



Dia adalah seseorang yang sombong jika kau memetik tingkah lakunya dalam-dalam
Seseorang yang sering dipuja rekan sejawatnya...
Sering tersipu malu namun tak ada yang tahu...
Atau bahkan berpura-pura tak tahu...
Sering tergoncang di liang hatinya
Tak mengerti arus yang akan membawanya...
Namun, ia percaya satu hal !
Satu hal yang ia tak ingin diketahui...
NAMUN...
perlahan mulai pudar...
Beriringan dengan kebahagiaan yang membungkusnya...
Berulang kali ia jatuh...
Berulang kali juga ia mencoba untuk kembali terbang...
Beberapa orang juga tak sengaja membantunya untuk kembali membangun hal itu
Percayakah engkau bahwa dia hampir melepaskan sesuatu yang ia percaya itu?

Sebenarnya, siapa dirimu?!

_Hikayoo_
24 Juli 2013

~ 00.00 ~

Sebenernya bingung mau nulis apa. Tapi, berhubung lagi ada jalan pikiran, gue tulis ajah. Daripada hilang. Hahahahaha.


Dentang lonceng bergelegar menderu
Tak kuasa meneruskan arah jarum jam yang berputar
Hai.....
Ini sudah jam 12 malam
Semua telah larut dalam tidur
Namun, beberapa orang masih hidup dalam gelap malam yang dinantikannya
Wow... kau tahu?
Detik demi detik gen dapat berubah
Ia bermutasi
Begitu juga dengan pikiran, yang disebut kedewasaan

Tak dapat dihindari...
Apapun yang kita miliki ada yang bertambah ataupun berkurang
Namun, Sang Pencipta sedang berkuasa untuk memberikan waktu ekstra untuk melihat dunia yang lebih indah

Namun, tetap ingat...
Putaran jam tak akan pernah berhenti 
Ia terus berputar hingga kita tak akan pernah melihatnya lagi
Nikmatilah.... 

_hikayoo_
24 Juli 2013

Ketidakpastian

Lembah - Lembah berbisik hingga kedalaman
Ketidakpastian menemukan titik balik bisikan itu
Langit seakan ikut berbisik melihat warna cahaya abu-abu
Tenang.
Tidak, itu sebuah gemuruh
Menyamarkan semua warna di dunia ini
Indah terlihat sejenak
Namun kembali memutar warna cahaya langit
Semua menangis
Meringis
Ke manakah cahaya indah itu berada?

hikayoo
_8 Mei 2013_

The Player

THE PLAYER
by Ellen Yofita
07.04.13

Menginjakkan kaki di atas tapak panas
Memulai dengan senyum bahagia
Menyusun gerakan langkah terdepan

Hai...
Aku, datang dengan senyumanku
Menggenggam bebanku
Di tanah ini
Menggoyangkan panggung abadi milikMU

Sepatu berkilau...
Terpantul cahaya terang
Hitam putih menjadi ikon
Berbalut selendang kuning dengan rumbai indah
Ku siap menjalani peran


Ku Ikut Pikul


Ku Ikut Pikul


Tiap nafas terbuang ….
Mata berkedip tanpa arah….
Jantung berdetak melawan angin…
Kau tetap hidup di sampingku

Teringat darah yang kau teteskan padaku
Serpihan cabikan yang engkau terima
Membawa segala beban berat di atas pundakMu
Tapi…. aku hanya bisa menatap telapak kakiMu

Engkau rela membawa segala bungkusan dosa dalam genggamanMu
Engkau mau mati demi kami semua di dunia ini

Entah apa yang terbaik kuberikan!
Aku tak pernah memikirkan semua pikulan berat yang kau bawa
Aku hanya tetap beregang pada dunia hitam ini
Kini pun terikat dengan cinta yang palsu….

_Created by Hikayoo_

Rantai Cinta


Rantai Cinta
  

Kini kita adalah satu dimatanya
Kita darah yang amat manis
Kita tulang yang amat gurih di lidahnya
Harum jika dicium dengan belaiannya


Semut-semut pun ikut menari
Mengitari dunia hitam
Menemani kami di dalam gemerlap asyiknya bermain cinta
Sambil menggigit rantai cinta


Hari-hari dinikmati dengan tawa yang menyedihkan
Terkadang melewati lubang yang amat kecil
Masuk dalam tangan terbuka
Hingga keluar dengan tangan terikat dalam tangisan

_Created by Hikayoo_

Tikus tak Bosan Tersenyum


Tikus tak Bosan
Tersenyum

                                                                                                    

Hari-Hari terasa berat  dikelilingin olehnya
Melihat tikus-tikus bermain di luar sangkarnya
Melihat sampah yang manis tergeletak di jalan
Melihat lalat ikut bermain dengannya

Semakin aku menyentuhnya
Aku semakin ingin menjauhinya

Tiap hari kulihat keluar masuk
Seperti bosan dalam penjara dengan senyum pahit
Tiap hari aku tersenyum dengan kelakuannya
Termenung tak ada yang menemani

Apakah ini yang hanya ia lakukan kepada aku dan kamu?
Apakah ini yang ia miliki?

Kini semua palsu ……
Yang pernah ia katakan padaku
Dalam mati pun  tetap tersenyum bahagia
Sampai mati dengan membawa kesengsaraan 

_Created by Hikayoo_

APA??


Sebuah Kata Tersirat di Balik 
Keragaman Arti

Aku berdiri di bawah rembulan manis...
Berhalang tembok di antara kami...
Cerita sebuah mimpi..
Delusi seorang gadis...
Embun menembus lapisan bibir ...
Fantasi bermain di atas pikiran...
Gelisah tak menentu dalam benak...
Harapan ingin kembali...
Ironi mendengarnya...melihatnya...
Jejak tiga cahaya merekam keluh kesah...
Kegeraman yang tergenggam kencang...
Lama tersirat ...
Mati sejenak...
Namun hidup selamanya...
Oh... 
Perisai jiwa ...
Rembulan manis...
Satukanlah sorot mata ini...
Tetapkanlah berdiri di atas kebahagiaan...
Untuk sekian pengharapan...
Waktu mengiringi duniaku...
Ya ... inilah saatnya.

_by Hikayoo_
08.01.13 - 11:34 p.m

Untitled 2

Ada taburan bintang
Kala berhubung cinta...
Untuk siapapun yang ingin merasakan

Semangat berkobar
Angan-angan melambai lamban
Nestapa indahnya masa depan
Gapai cita cinta
Ada di dalam diri
Terbuai dalam gelap malam

Lihai menebar senyum
Eentah untuk apa
Luluh dalam genggaman
Akhirnya remuk tak berbekas
Hanya ilusi semata

^MAMA^


Ketika aku ada di dunia...
Kau lah perantaranya
Kau rela berteriak di dalam hati demi melihat aku bahagia
Kau rela berbohong demi membuat aku terus bertumbuh

Mama....
Kata pertama yang sangat ku kenal
Mama...
Orang pertama yang aku lihat di hadapan mataku saat aku menghirup udara luar
Mama...
Cinta yang tiada pernah habis hingga aku mati nanti
Mama...
Seseorang yang sangat sabar melihatku bertingkah

Ini...
adalah sepenggal puisi untukmu
di hari terbaik untukmu dan semua para ibu
Terimakasih untuk keringat hingga darah yang kau curahkan kepadaku...
Aku mencintaimu, MAMA.

:D

Created by Hikayoo
_22.12.2012_

^TULISANKU^

Hei...
Ini untukmu orang yang aku sukai? cintai? benci? sayangi? kasihi?  Aku menulis ini bukan karena ketenaranku... Namun, tulisanku ini adalah untuk memberikan sedikit celah di hati yang dilanda gelombang kebimbangan?
Banyak hal yang mengahmpiri hidupnya di saat ada pertumpahan darah secara diam-diam ataupun tepat terjadi di hadapanku. Sebut saja, ini adalah sebuah kisah tragis. Ya, kisah tragis yang membuat orang terheran-heran melihat, mendengar, dan membacanya. Kau mau tahu apa itu? Baiklah, aku akan menulisnya di sini. Di tempat SEMUA JIWA DAPAT MELIHAT, MAMBACA, DAN MEMAHAMI DENGAN BAIK. 

Ada seorang gadis manis. Itu kata-kata orang. Ia tidak pernah merasakan ada yang lebih di dalam dirinya. Kau heran? Sama! Sama halnya dengan diriku! Ia berperawakan cukup pendek untuk ukuran gadis-gadis seumurannya, cukup putih, berambut tak beraturan, sipit, dan kurus seperti anak yang tak pernah menemukan induknya. Dia selalu berfikir tentang masa lalu, masa yang sedang ia lalui, dan masa depan. Angan-angannya begitu banyak dan terkadang mendapat celaan/cercaan dari teman-temannya. Kisah tragisnya sebenarnya ia dapat sejak ia masih ingusan. Banyak orang tidak mengetahuinya sekalipun orang yang sangat dekat padanya. Ia tetap menyimpan itu dalam liang pikiran dan hatinya. 

BODOH.
Itu adalah makian andalannya di saat ia melakukan setitik kesalahan di hidupnya. Kau tahu betapa berat hidupnya saat ia menjadi lebih kurus karena kesalahan yang tak sengaja ia buat? Aku tahu itu... Aku benar-benar tahu. Ah, aku menjadi ingin menangis jika meneruskan cerita ini. Tapi, ia ingin sekali semua orang tahu apalagi jika ia benar-benar tidak ada di sini. 
Oh ya... terkadang, penampilan maupun tingkahnya mengundang banyak TAWA. Itu begitu menyakitkan dirinya secara ia tidak sadari. Namun, terkadang ada saja keberuntungan yang membawanya dalam TANGIS. Ia selalu memberikan senyumannya secara GRATIS untuk menghibur dirinya dan juga orang yang ada di dekatnya. Namun, senyumnya adalah MALAPETAKA.
Ia memikirkan dan merenungi itu. Sepanjang jam, sepanjang hari, sepanjang bulan, maupun tahun. 

Ya.... untuk selanjutnya, aku ingin memberikan sebait puisi yang ia kirimkan untuk mu:

Aku, adalah sebuah benda yang berharga
Berharga untuk semua yang memiliki aku
Sekalipun aku hina di wajah orang lain
Dan tak layak untuk berada di telapak kakimu

^Catatan Merah^


Catatan Merah


Di sini aku melihatmu dalam goresan-goresan
Aku tahu, kau ada di dalamnya....
Menjadi bagian sosok suci yang merana
Tersisih...Dari relung kebebasan
Berjalan tanpa arah tujuan yang pasti...
Mengais-ngais tembok yang halus...
Dengan tatapan mu yang memiliki satu tujuan
Kau pijakkan kakimu di atas alas duri
Menikmati kebahagiaanmu...
Yang membuat mereka meringis
Bercuap dengan sikap manismu...
Yang membuat mereka berteriak...

Itulah goresan-goresan yang melekat
Tak akan pernah terhapus
Kisah yang tertera dalam sebuah uraian
Mudah untuk menaburnya...
Mudah untuk menuainya....

AKU??


AKU??



Beribu-ribu kali aku menyimpan segala yang ku raih ...
Beribu-ribu kali aku menaruhnya di dalam tempat yang aman...
Beribu-ribu kali aku mengikatnya dengan kedamaian yang terikat...

AKU....
Adalah sebuah kegelisahan disaat ini dan dimasa mendatang
AKU....
Tak pernah melupakan segala yang telah tertempel di relung memori kecil
AKU....
mampu menusukmu hingga ke dalam tulangmu yang begitu keras
AKU...
Adalah topeng keajaiban
AKU...
Seraya memancarkan sinar brilian di depan DIRIMU
AKU...
Tak pernah melepaskan kegundahan itu
Itulah AKU....

created by Hikayoo.
14.11.2012

^SETAN^

Dihari Minggu yang suci ini, gue mau mengeluarkan ide liar gue...
Isinya Jauh dari hari yang suci ini tentunya...

#sekianpengantardarigue


Ku percaya...
Ku mengerti...
Ku bahagia...
Ku tersenyum...
Ku tak mengerti...
Ku heran...
Ku meraung...
Ku memberontak...
Ku menangis...

Semua perasaan yang membelenggu ketika ku ketahui semuanya...
Itu dia...
SETAN yang muncul di depanku dengan sejuta senyuman...
Dengan membawa sejuta dosa...

IA tertawa bagaikan menang atas segalanya...
dan aku merunduk bagaikan bunga yang telah layu
Tak berdaya...
Namun, mencoba tegar kembali
Hampir mati...
Namun, terus mencoba mencari air...

IA puas atas tercapainya sebuah keinginan yang membelenggu dirinya...
ia telah mendapatkannya...
IA merasa baik...
IA merasa ingin mengulanginya kembali...

Ingin DIA merasukiku dengan sentuhannya....
Ingin DIA merasukiku dengan kata-katanya...
Oh... betapa ironisnya KAU, SETAN....